Ciri khas
Anma adalah praktik pijat tradisional Jepang. Protokol penelitian yang dipilih menekankan remasan, disertai usapan dan tekanan. Atlas ini membahas Anma dan shiatsu dalam entri terpisah. [1]
Sejarah dan pewarisan
Direktori bukti eJIM Kementerian Kesehatan Jepang mengelompokkan anma, pijat dan shiatsu. Penelitian modern mencatat praktik yang masih berlangsung, tetapi sumber ini tidak menetapkan satu pendiri, tahun asal yang pasti atau sejarah bersama semua aliran. [2] [1]
Anma dalam sejarah sebuah sekolah
Sekolah Prefektur Kyoto untuk Tunanetra menelusuri awal lembaganya ke sekolah bagi murid tunanetra dan tuli yang didirikan di Kyoto pada 1878. Uraian arsipnya menyebut anma masuk mata pelajaran kejuruan pada 1881, dan peraturan sekolah 1884 mencakup pelajaran shin’an (鍼按) yang menggabungkan akupunktur dan anma. Tanggal ini berkaitan dengan sejarah pengajaran satu sekolah, bukan penemuan anma atau pengalaman setiap praktisi tunanetra. [6] [7]
Benda dan pameran publik
Daftar koleksi sekolah Kyoto mencantumkan alat pijat dan salinan tulisan tangan berjudul 按摩図, dengan tanda tanya pada perkiraan asal periode Edo. Catatan pameran sekolah yang terpisah menyebut alat pijat dikirim ke pameran London pada 1884 dan memperoleh penghargaan. Catatan ini menunjukkan benda yang disimpan lembaga dan laporannya tentang pameran. Penghargaan bukan bukti efektivitas medis, dan ketidakpastian usia salinan itu harus dipertahankan. [8] [9]
Akses pada pembelajaran tertulis
Arsip yang sama menyimpan buku pelajaran dengan huruf timbul, termasuk tiga jilid 療治之大概集. Pamerannya menjelaskan cara membuat huruf timbul pada kertas, sementara katalog memberi tanggal Meiji 18, yakni 1885, pada jilid tersebut. Ini menambahkan sejarah bahan belajar yang dapat diakses ke dalam kisah praktik manual. Katalog memastikan koleksi yang dimiliki; atlas ini belum memeriksa setiap halaman atau memvalidasi pengobatan yang dijelaskan di dalamnya. [10] [8]
Teknik
Protokol tahun 2013 yang dipilih menggunakan pijat melalui pakaian, dengan rangsangan dalam batas kenyamanan setiap peserta. Praktisi dan prosedur khusus penelitian itu tidak mendefinisikan semua layanan Anma dan bukan panduan perawatan mandiri di rumah. [1]
Orang dengan riwayat pengobatan kanker perlu membahas kesesuaian dengan tim klinis dan memilih tenaga terlatih dalam konteks tersebut. Hindari kulit rusak, berdarah atau memar serta pijat biasa pada area limfedema. Sesuaikan tekanan dengan kondisi individu; pijat tidak boleh menggantikan atau menunda penilaian medis. [4] [5]
Bukti dan keterbatasan
Uji acak terbuka tahun 2018 melibatkan 40 penyintas kanker ginekologi tanpa kekambuhan setidaknya tiga tahun. Pada delapan minggu, perubahan beberapa ukuran kualitas hidup lebih baik pada kelompok pijat dibanding kontrol, tetapi perbedaan antarkelompok untuk kecemasan dan depresi HADS tidak signifikan. Kontrol mendapat tindak lanjut biasa dan satu percakapan awal, bukan perhatian berkelanjutan yang setara. Sampel kecil, laporan diri dan tanpa penyamaran membatasi tafsir; ini tidak membuktikan pengobatan kanker atau manfaat bagi semua pasien. [3]
Sumber
- Donoyama et al. (2013) — Anma massage: trial protocol ↗
- Japan Ministry of Health eJIM — あんま・マッサージ・指圧 evidence directory ↗
- Donoyama et al. (2018) — Anma and quality of life in gynecologic cancer survivors ↗
- Cancer Research UK — Massage ↗
- NCCIH — Massage Therapy: What You Need To Know ↗
- Kyoto Prefectural School for the Blind — Principal’s message, 1 April 2022 ↗
- Kyoto Prefectural School for the Blind — 職業教育 ↗
- Kyoto Prefectural School for the Blind — 保存資料の一覧 ↗
- Kyoto Prefectural School for the Blind — 博覧会への出展 ↗
- Kyoto Prefectural School for the Blind — 凸字本 ↗
27 draf dalam bahasa ini · Situs mendukung 20 bahasa · Tinjauan independen ahli dan penutur asli belum selesai